JAKARTA - Kesadaran menjaga kesehatan jantung kini semakin penting di tengah gaya hidup modern yang serba cepat.
Pola makan tidak teratur, kurang aktivitas fisik, hingga stres berkepanjangan kerap menjadi bagian dari keseharian tanpa disadari dapat berdampak pada organ vital ini.
Padahal, jantung berperan utama dalam memompa darah dan oksigen ke seluruh tubuh agar setiap organ dapat bekerja secara optimal.
Menjaga kesehatan jantung tidak selalu harus melalui langkah yang rumit atau mahal. Perubahan kecil namun konsisten dalam kebiasaan sehari-hari justru dapat memberi dampak besar dalam menurunkan risiko penyakit jantung.
Mulai dari memperbaiki pola tidur, mengelola stres, hingga memilih asupan makanan yang tepat, semuanya dapat diterapkan dari sekarang.
Dengan menjaga kesehatan jantung, risiko berbagai penyakit kronis dapat ditekan dan kualitas hidup secara keseluruhan meningkat. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut sejumlah cara menjaga kesehatan jantung yang dapat mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pentingnya Peran Jantung Bagi Tubuh
Jantung merupakan organ yang bekerja tanpa henti sejak manusia lahir hingga akhir hayat. Fungsinya yang memompa darah ke seluruh tubuh membuat jantung memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan sistem tubuh. Ketika fungsi jantung terganggu, suplai oksigen dan nutrisi ke organ lain pun ikut terhambat.
Gaya hidup modern sering kali membuat seseorang kurang memperhatikan kesehatan jantung. Duduk terlalu lama, konsumsi makanan tinggi lemak, serta kurangnya waktu istirahat menjadi kebiasaan yang dianggap sepele. Padahal, kebiasaan tersebut dapat memicu tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, hingga penyakit jantung koroner.
Karena itu, menjaga kesehatan jantung sebaiknya dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari fisik, mental, hingga pola hidup harian.
1. Tidur yang cukup
Waktu tidur yang kurang dapat menimbulkan masalah bagi jantung. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, kurang tidur dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, fibrilasi atrium, dan gagal jantung.
Agar tubuh cepat tidur dan mendapatkan kualitas istirahat yang baik, kurangi konsumsi kafein di sore dan malam hari, jauhkan diri dari ponsel sebelum tidur, serta ciptakan suasana kamar yang sejuk dan gelap.
2. Rutin berolahraga
Rutin berolahraga menjadi salah satu cara efektif untuk menjaga kesehatan jantung. Luangkan waktu sekitar 20–30 menit setiap hari untuk bergerak aktif.
Aktivitas fisik membantu memperkuat otot jantung dan melancarkan aliran darah. Jika ingin olahraga ringan, berjalan kaki atau berenang bisa menjadi pilihan yang aman dan mudah dilakukan.
3. Tidak merokok
Rokok mengandung nikotin yang berdampak buruk bagi kesehatan jantung. Terlebih bagi perokok dengan kadar kolesterol tinggi, risiko penyakit jantung bisa meningkat dua kali lipat.
Berhenti merokok dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung secara signifikan serta memberikan manfaat kesehatan jangka panjang bagi tubuh secara keseluruhan.
4. Konsumsi banyak serat
Makanan tinggi serat terbukti baik untuk kesehatan jantung. Serat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL yang berperan dalam penyumbatan pembuluh darah.
Ditambahkan dari laman Mayoclinic, serat dapat diperoleh dari buah-buahan, sayuran, gandum, kacang, dan sereal. Untuk menjaga kesehatan jantung, kebutuhan serat sebaiknya mencapai setidaknya 30 gram per hari.
Selain itu, makanan berserat juga membantu menjaga berat badan ideal serta menurunkan risiko diabetes dan beberapa jenis kanker.
5. Hindari konsumsi lemak jenuh
Menghindari lemak jenuh dan lemak trans menjadi langkah penting berikutnya. Lemak jenis ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah dan memicu penyumbatan pembuluh darah jantung.
Batasi konsumsi daging merah, kulit ayam, makanan olahan, makanan yang digoreng, margarin, serta produk susu tinggi lemak agar kesehatan jantung tetap terjaga.
6. Menjaga kadar gula dan tekanan darah
Kadar gula darah yang tinggi dapat meningkatkan risiko diabetes sekaligus penyakit jantung. Sementara itu, tekanan darah tinggi berpotensi menyebabkan kerusakan pembuluh darah.
Menjaga kadar gula dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan rendah karbohidrat serta mengurangi asupan gula harian. Untuk tekanan darah, rutin berolahraga dan membatasi konsumsi minuman beralkohol sangat dianjurkan.
7. Hindari stres berlebihan
Stres memicu pelepasan hormon kortisol yang dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Selain itu, stres sering membuat seseorang makan berlebihan, kurang tidur, atau mengonsumsi alkohol.
Untuk mengatasinya, luangkan waktu setiap hari untuk melakukan aktivitas yang menenangkan. Mengobrol dengan teman, berjalan santai di luar ruangan, membaca buku, hingga meditasi dan latihan pernapasan dapat membantu meredakan stres.
Menjaga kesehatan jantung bukanlah perubahan instan, melainkan proses yang memerlukan konsistensi. Dengan menerapkan kebiasaan sehat secara bertahap, jantung dapat tetap berfungsi optimal dan tubuh pun menjadi lebih bugar dalam jangka panjang.