Industri Tambang Didukung Bertransformasi Melalui Kolaborasi Dan Inovasi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:09:38 WIB
Industri Tambang Didukung Bertransformasi Melalui Kolaborasi Dan Inovasi

JAKARTA - Perubahan lanskap global yang semakin menuntut praktik industri berkelanjutan turut memberi tekanan besar pada sektor pertambangan. 

Industri yang selama ini identik dengan eksploitasi sumber daya kini dihadapkan pada ekspektasi baru: tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan, masyarakat, dan masa depan energi nasional. 

Dalam konteks inilah transformasi industri tambang melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan yang tak terelakkan.

Pertambangan modern dituntut untuk beradaptasi dengan berbagai tantangan, mulai dari isu lingkungan hidup, transisi energi, hingga tuntutan sosial dari masyarakat sekitar wilayah tambang. 

Untuk menjawab kompleksitas tersebut, pendekatan yang mengedepankan efisiensi, inovasi teknologi, serta kerja sama antarpemangku kepentingan dinilai sebagai jalan strategis guna menjaga keberlanjutan jangka panjang industri tambang Indonesia.

Inovasi Jadi Penentu Arah Industri Tambang

Dorongan untuk bertransformasi semakin menguat seiring munculnya berbagai inisiatif yang menempatkan inovasi sebagai fondasi utama. 

Direktur Eksekutif Indonesian Mining Association (IMA–API) periode 2024–2025, Hendra Sinadia, menekankan bahwa inovasi dalam sektor pertambangan kini tidak bisa dipahami secara sempit sebagai solusi teknis semata.

“Yang paling menonjol menurut saya adalah sisi inovatifnya. Hampir semua peserta tampil dengan ide-ide yang tidak hanya teknis, tapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan masa depan industri. Itu yang menurut saya penting,” ujar Hendra Sinadia.

Menurutnya, gagasan-gagasan inovatif yang muncul mencerminkan perubahan cara pandang industri tambang. Keberhasilan tidak lagi hanya diukur dari produktivitas dan keuntungan, tetapi juga dari sejauh mana aktivitas pertambangan mampu berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Praktik Berkelanjutan

Upaya mendorong transformasi industri tambang tersebut tercermin dalam penyelenggaraan MineXcellence 2025, sebuah program kolaboratif yang mempertemukan regulator, pelaku industri, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Program ini diawali dengan Forum Eksklusif MineXcellence yang digelar pada 9 Juli 2025 di Jakarta.

Forum tersebut membahas pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong praktik pertambangan yang lebih bertanggung jawab dan berorientasi masa depan. 

Diskusi yang berlangsung menyoroti kebutuhan akan kebijakan yang adaptif, pemanfaatan teknologi, serta keterlibatan aktif berbagai pihak untuk menjawab tantangan industri yang semakin kompleks.

MineXcellence sendiri merupakan prakarsa Society of Renewable Energy (SRE) Indonesia yang didukung oleh Shell Indonesia serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Program ini dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk mendorong sektor pertambangan agar lebih responsif terhadap isu sosial, lingkungan, dan agenda transisi energi nasional.

Ragam Inisiatif Unggulan Perusahaan Tambang

Setelah melalui proses seleksi proposal, verifikasi, serta presentasi di hadapan dewan juri independen, tujuh perusahaan mempresentasikan delapan inisiatif unggulan dalam MineXcellence 2025. 

Inisiatif-inisiatif tersebut dikelompokkan ke dalam empat kategori utama yang mencerminkan prioritas transformasi industri tambang saat ini.

Kategori tersebut meliputi inovasi dan rehabilitasi lahan pascatambang, pemberdayaan komunitas lokal, transformasi energi terbarukan dan dekarbonisasi, serta efisiensi operasional dan manajemen sumber daya. Setiap inisiatif dinilai tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari dampak sosial dan keberlanjutan jangka panjang yang dihasilkan.

Dewan juri berasal dari beragam latar belakang, mulai dari perwakilan Kementerian ESDM, akademisi, asosiasi industri, hingga organisasi profesi pertambangan. 

Pendekatan penilaian yang komprehensif ini mencerminkan upaya untuk memastikan bahwa inovasi yang diapresiasi benar-benar relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Apresiasi Bagi Praktik Tambang Bertanggung Jawab

Rangkaian kegiatan MineXcellence 2025 ditutup dengan Malam Penganugerahan yang diselenggarakan di Plataran Hutan Kota GBK, Jakarta Selatan, pada 8 Januari 2026.

Acara ini menjadi bentuk apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil menghadirkan inisiatif terbaik dalam mendorong praktik pertambangan yang inovatif, efisien, dan berkelanjutan.

Penganugerahan tersebut sekaligus menegaskan bahwa transformasi industri tambang bukan sekadar wacana, melainkan proses nyata yang telah dan terus berlangsung. 

Melalui inovasi, kolaborasi, serta komitmen bersama, sektor pertambangan diharapkan mampu berperan aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan transisi energi nasional.

Dengan semakin kuatnya dorongan publik dan dukungan berbagai pihak, industri tambang Indonesia berada pada titik penting untuk membuktikan bahwa aktivitas pertambangan dapat berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan sosial.

Terkini