Kemdiktisaintek Siapkan Penambahan Sekolah Garuda Baru 2026

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:55:05 WIB
Kemdiktisaintek Siapkan Penambahan Sekolah Garuda Baru 2026

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan rencana perluasan Sekolah Garuda di beberapa wilayah baru pada tahun 2026.

 Penambahan ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan unggul bagi anak-anak berprestasi dari seluruh pelosok negeri. Tiga lokasi baru yang dipersiapkan adalah Bengkulu, Mempawah di Kalimantan Barat, dan Manokwari di Papua Barat.

Sekretaris Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, M. Samsuri, menyatakan bahwa rancangan anggaran pembangunan tengah digarap bersama Kementerian Keuangan. 

“Ada tambahan tiga lokasi yang siap sertifikatnya. Satu di Bengkulu, satu di Mempawah, dan satu di Manokwari,” ujar Samsuri. 

Langkah ini sejalan dengan target pemerintah untuk menjadikan Sekolah Garuda sebagai pusat pendidikan unggulan yang inklusif dan merata.

Sekolah Garuda Transformasi dan Pengembangan Sekolah Unggulan

Selain pembangunan sekolah baru, Kemdiktisaintek juga berfokus pada pengembangan Sekolah Garuda Transformasi, yang membina sekolah unggulan yang sudah ada. 

Hingga saat ini, sebanyak 12 Sekolah Garuda Transformasi telah aktif, di antaranya SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, SMAS Unggul Del Toba, MAN IC Ogan Komering Ilir, serta SMA Cahaya Rancamaya Bogor.

Langkah ini bertujuan tidak hanya meningkatkan kualitas sekolah baru, tetapi juga memperkuat jaringan pendidikan unggulan yang telah berjalan. 

Samsuri menegaskan, target pemerintah hingga 2029 adalah memiliki 80 Sekolah Garuda Transformasi. “Tahun 2026 menjadi prioritas penambahan sekolah baru maupun transformasi sekolah unggulan,” ujarnya.

Sekolah Baru Siap Sambut Siswa Tahun Ajaran 2026/2027

Saat ini, empat Sekolah Garuda baru tengah dibangun dan ditargetkan siap menampung siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Lokasi sekolah tersebut adalah Belitung Timur (Bangka Belitung), Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara).

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menekankan pentingnya keberadaan sekolah ini. 

“Sekolah Garuda merupakan realisasi visi besar Presiden untuk membawa anak Indonesia dari seluruh pelosok negeri menuju kampus terbaik dunia,” ujarnya. 

Dengan demikian, anak-anak berprestasi dari berbagai daerah memiliki kesempatan lebih luas untuk mengakses pendidikan bermutu tinggi tanpa harus meninggalkan daerah asal mereka.

Akses Pendidikan Unggul Merata ke Seluruh Daerah

Sekolah Garuda dirancang sebagai wadah pendidikan unggul yang mengutamakan talenta sains dan teknologi. Melalui sekolah ini, pemerintah berharap mencetak generasi muda Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global. 

Sekolah Garuda tidak hanya menekankan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan kemampuan inovatif para siswa.

Stella Christie menambahkan, pembangunan sekolah ini merupakan salah satu strategi pemerintah untuk memastikan pendidikan berkualitas tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi merata hingga pelosok negeri. 

“Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi dari penjuru negeri,” tuturnya.

Dengan langkah ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan berkualitas merata, memanfaatkan potensi sains dan teknologi sebagai pendorong kemajuan bangsa, sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan global.

Terkini