6 Tanda Terlalu Sering Keramas Yang Sering Tak Disadari

Rabu, 14 Januari 2026 | 09:18:45 WIB
6 Tanda Terlalu Sering Keramas Yang Sering Tak Disadari

JAKARTA - Keramas kerap dianggap sebagai langkah utama untuk menjaga kebersihan dan kesehatan rambut. Semakin sering rambut dicuci, banyak orang beranggapan rambut akan semakin bersih dan segar. 

Namun, kebiasaan ini ternyata tidak selalu membawa dampak positif. Dalam kondisi tertentu, terlalu sering keramas justru bisa menimbulkan berbagai masalah pada rambut dan kulit kepala.

Tidak ada aturan baku mengenai seberapa sering seseorang harus mencuci rambut. Frekuensi keramas sangat bergantung pada berbagai faktor, seperti jenis rambut, panjang rambut, kondisi kulit kepala, hingga tingkat aktivitas harian. 

Karena itu, dokter kulit umumnya merekomendasikan keramas saat rambut mulai terasa kotor atau berminyak, bukan berdasarkan jadwal kaku setiap hari.

Rambut dan kulit kepala memiliki mekanisme alami untuk menjaga keseimbangannya. Ketika kebiasaan keramas tidak sesuai kebutuhan, keseimbangan ini bisa terganggu dan memicu berbagai keluhan yang sering kali tidak disadari.

Peran Sebum Dalam Kesehatan Kulit Kepala

Jika Anda jarang keramas, sebum atau minyak alami akan menumpuk di kulit kepala dan membuat kepala terasa berat. Saat terpapar permukaan kulit kepala, sebum akan mengalami perubahan kimiawi yang dapat mengiritasi kulit kepala.

Selain sebum, sel kulit mati, sisa produk perawatan rambut, serta partikel lingkungan seperti debu dan serbuk sari juga dapat menumpuk di kulit kepala. Mikroba di kulit kepala menggunakan zat-zat tersebut sebagai sumber nutrisi. 

Kondisi ini bisa memicu pertumbuhan mikroba berlebihan dan menyebabkan masalah seperti ketombe serta dermatitis seboroik, yakni kondisi kulit bersisik yang tidak hanya memengaruhi kulit kepala, tetapi juga area sekitarnya.

Namun, membersihkan rambut secara berlebihan juga bukan solusi terbaik. Terlalu sering keramas dapat menghilangkan minyak alami yang justru dibutuhkan rambut dan kulit kepala untuk tetap sehat.

Dampak Terlalu Sering Keramas

Sementara jarang keramas bisa menimbulkan penumpukan kotoran, terlalu sering mencuci rambut juga berisiko merusak rambut dan kulit kepala. Penggunaan sampo yang berulang dapat membuat rambut kehilangan kelembapan alaminya.

Ketika minyak alami terus terkikis, rambut menjadi lebih rentan terhadap kerusakan. Kulit kepala pun bisa menjadi kering, sensitif, dan mudah teriritasi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memperburuk masalah rambut yang sudah ada atau memicu keluhan baru.

Banyak orang tidak menyadari bahwa kondisi rambut yang semakin sulit diatur, tampak kusam, atau terasa tidak nyaman setelah keramas justru bisa menjadi sinyal bahwa frekuensi mencuci rambut sudah berlebihan.

Tanda Rambut Terlalu Sering Dicuci

Berikut adalah tanda-tanda Anda terlalu sering keramas:

Rambut rapuh

Ketombe

Rambut kering dan kasar

Rambut patah

Kulit kepala gatal

Kulit kepala kering

Gejala-gejala tersebut muncul karena rambut kehilangan lapisan pelindung alaminya. Tanpa perlindungan minyak alami, batang rambut menjadi lebih mudah patah dan terasa kasar saat disentuh. Kulit kepala yang terlalu kering juga cenderung terasa gatal dan tidak nyaman.

Ketombe yang muncul akibat terlalu sering keramas berbeda dengan ketombe karena kulit kepala berminyak. Dalam kondisi ini, ketombe biasanya dipicu oleh kulit kepala yang kering dan teriritasi akibat penggunaan sampo yang berlebihan.

Cara Keramas Yang Lebih Tepat

Selain memperhatikan frekuensi, cara keramas juga berpengaruh besar terhadap kesehatan rambut. Saat keramas, oleskan sampo ke seluruh kulit kepala hingga mengeluarkan busa. Pijat sampo secara lembut ke akar rambut untuk membersihkan kulit kepala dari kotoran dan minyak berlebih.

Hindari mengoleskan sampo langsung ke ujung rambut. Ujung rambut cenderung lebih kering dan mudah rusak. Saat membilas, sampo yang mengalir sudah cukup untuk membersihkan seluruh panjang rambut Anda tanpa perlu digosok berlebihan.

Menyesuaikan frekuensi keramas dengan kebutuhan rambut, memilih sampo yang sesuai jenis rambut, serta menerapkan teknik mencuci rambut yang tepat dapat membantu menjaga keseimbangan alami rambut dan kulit kepala. Dengan begitu, rambut tetap bersih, sehat, dan terhindar dari kerusakan akibat kebiasaan keramas yang berlebihan.

Terkini

6 Buah Efektif Meredakan Kram Saat Haid Alami

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:30:22 WIB

8 Buah Rendah Gula Yang Cocok Untuk Diet Sehat

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:30:20 WIB

Samsung Galaxy S26 Resmi Hadir dengan Kamera Baru 24MP

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:30:19 WIB

Kerja Singkat Pakai Canva Bisa Hasilkan Uang Banyak

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:30:17 WIB

Apple Siri Kini Gunakan Google Gemini, Elon Musk Soroti

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:30:16 WIB