Mobil Listrik BYD Terjual Pesat, Penjualan Global Catat Pertumbuhan Signifikan

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:53:17 WIB
Mobil Listrik BYD Terjual Pesat, Penjualan Global Catat Pertumbuhan Signifikan

JAKARTA - BYD berhasil menjual 4.550.036 mobil sepanjang tahun 2025. 

Angka ini meningkat 7,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan penjualan menunjukkan tingginya minat pasar terhadap kendaraan listrik buatan perusahaan asal China tersebut.

Peningkatan penjualan tidak hanya terjadi di pasar domestik, tetapi juga secara global. Hal ini menegaskan posisi BYD sebagai salah satu produsen mobil listrik terkemuka. Permintaan kendaraan listrik terus bertambah seiring kesadaran konsumen terhadap teknologi ramah lingkungan.

Fokus BYD pada kendaraan listrik membuat strategi penjualannya semakin terarah. Perusahaan menawarkan produk yang beragam untuk berbagai segmen. Hasilnya, total penjualan tahunan terus mencatat rekor baru.

Dominasi Kendaraan Listrik BEV dan PHEV

Pada 2025, penjualan battery electric vehicles (BEV) BYD mencapai 2.254.714 unit. Angka ini naik 27,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan plug-in hybrid electric vehicles (PHEV) tercatat 2.288.709 unit, sedikit menurun 7,9 persen.

BEV menyumbang hampir setengah dari total penjualan, yakni 49,6 persen. PHEV berkontribusi 50,4 persen dari keseluruhan. Perimbangan ini menunjukkan BYD mampu menjaga keberagaman produk sekaligus mendorong adopsi kendaraan listrik penuh.

Keberhasilan BEV meningkatkan reputasi BYD di pasar global. Permintaan yang terus meningkat menegaskan tren positif kendaraan listrik. Perusahaan pun mampu memaksimalkan portofolio produknya secara efektif.

Ekspansi Global BYD Lampaui Satu Juta Unit

Penjualan BYD di luar negeri selama 2025 untuk pertama kalinya menembus angka satu juta unit. Total kendaraan yang dijual ke pasar internasional mencapai 1.046.083 unit. Pertumbuhan ini melonjak 150,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pencapaian ini menandai ekspansi global BYD yang kian masif. Permintaan kendaraan listrik tidak lagi terbatas di China. Keberhasilan internasional ini menunjukkan daya tarik kendaraan ramah lingkungan di seluruh dunia.

Dengan ekspansi global, BYD memperkuat jaringan distribusi dan layanan purna jual. Strategi ini membuat kendaraan listriknya lebih mudah diakses konsumen. Hasilnya, pertumbuhan penjualan tetap berkelanjutan dan stabil.

Penjualan Desember 2025 dan Rekor Ekspor

Selama Desember 2025, BYD menjual 414.784 kendaraan secara global. Angka ini turun 12,7 persen dari bulan sebelumnya dan 18,6 persen dibanding Desember 2024. Namun, penjualan mobil di luar negeri mencatat rekor tertinggi, sebanyak 133.172 unit.

Secara spesifik, BEV terjual 190.712 unit dan PHEV 224.072 unit pada Desember. Meski ada penurunan dibanding tahun sebelumnya, angka ekspor menandai peningkatan pangsa pasar internasional. Data ini menunjukkan keberhasilan BYD menembus pasar global.

Penjualan di bulan akhir tahun selalu menjadi tolok ukur strategi perusahaan. BYD memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan eksposur merek. Hasilnya, ekspansi internasional semakin terdorong.

Fokus pada Kendaraan Listrik dan Masa Depan Ramah Lingkungan

Sejak April 2022, BYD menghentikan penjualan kendaraan berbahan bakar bensin. Perusahaan kini fokus sepenuhnya pada BEV dan PHEV. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan menciptakan masa depan transportasi ramah lingkungan.

Keputusan strategis ini berdampak pada inovasi produk dan peningkatan efisiensi. BYD mampu mengembangkan teknologi baru secara berkelanjutan. Pendekatan ini mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Dengan fokus penuh pada kendaraan listrik, BYD memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar. Pertumbuhan penjualan global menjadi bukti keberhasilan strategi ini. Masa depan perusahaan terlihat cerah dengan tren kendaraan ramah lingkungan yang terus meningkat.

Terkini