Ragam Manfaat Vitamin D untuk Tubuh dan Cara Memenuhinya

Ragam Manfaat Vitamin D untuk Tubuh dan Cara Memenuhinya
Mengonsumsi vitamin d diketahui penting untuk memelihara kesehatan tubuh. Selain baik untuk mendukung kesehatan tulang dan gigi, kandungan nutrisi ini juga bagus untuk memperkuat sistem imun.

JAKARTA - Mengonsumsi vitamin d diketahui penting untuk memelihara kesehatan tubuh. Selain baik untuk mendukung kesehatan tulang dan gigi, kandungan nutrisi ini juga bagus untuk memperkuat sistem imun. Mari mengenal lebih dalam tentang apa itu fungsi, gejala defisiensi, hingga cara memenuhi kebutuhannya melalui artikel di bawah ini.

Apa itu Vitamin D?

Nutrisi ini merupakan jenis vitamin yang larut dalam lemak, yang berarti tubuh dapat menyimpannya dalam jangka waktu yang lama. Secara umum, terdapat dua jenis utama varian ini, yaitu vitamin D2 dan vitamin D3.

Vitamin D2 (ergocalciferol) berasal dari nabati dan bisa ditemukan pada beberapa jenis jamur. Sementara itu, vitamin D3 (cholecalciferol) dapat ditemukan pada ikan, minyak ikan, kuning telur, serta terbentuk secara alami saat kulit terpapar sinar matahari langsung.

Manfaat Vitamin D untuk Tubuh

Berikut adalah beberapa manfaat vitamin d yang bisa Anda dapatkan jika mengonsumsinya dalam jumlah yang cukup:

Memelihara Kesehatan Tulang dan Gigi Nutrisi ini berperan penting dalam membantu proses penyerapan kalsium. Kandungannya sangat optimal untuk mendukung kesehatan tulang serta gigi anak, sekaligus mencegah pengeroposan atau osteoporosis pada lansia. Bagi ibu menyusui, asupan ini penting untuk mencukupi kalsium ibu dan mendukung perkembangan tulang bayi.

Meningkatkan Kekebalan Tubuh Zat ini membantu mengoptimalkan sistem imun dengan menunjang kerja sel darah putih dalam melawan patogen. Sifat antiradang dan antioksidannya mampu meningkatkan fungsi saraf, otot, dan kekebalan tubuh.

Menjaga Fungsi Paru dan Jantung Fungsi lainnya adalah menjaga kesehatan jantung dan paru-paru. Beberapa riset menunjukkan bahwa tingkat kadar yang rendah dalam tubuh dapat memicu peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan pernapasan.

Mengurangi Risiko Kanker Memenuhi kebutuhan harian zat ini dapat melindungi Anda dari risiko kanker. Sifat antikarsinogeniknya diketahui mampu memperlambat perkembangan sel kanker, memicu kematian sel kanker, hingga mencegah tumor.

Mengatasi Depresi Studi menunjukkan bahwa nutrisi ini berdampak positif pada kesehatan mental. Penderita depresi yang mengonsumsi suplemen pendukung menunjukkan perbaikan gejala. Riset dari Cambridge University juga mengonfirmasi adanya kaitan erat antara tingkat kecemasan dengan kondisi defisiensi zat ini.

Menurunkan Risiko Diabetes Zat ini membantu mengoptimalkan produksi hormon insulin yang bertugas mengatur kadar gula darah, sehingga mampu meminimalisir risiko diabetes.

Sumber Vitamin D

Paparan sinar matahari, makanan, dan suplemen merupakan beberapa sumber vitamin d yang bisa Anda manfaatkan. Di negara tropis seperti Indonesia, Anda cukup berjemur di bawah matahari pagi selama 15-20 menit, minimal tiga kali seminggu.

Selain matahari, Anda juga bisa mengonsumsi makanan kaya nutrisi berikut:

Ikan salmon, tuna, dan sarden

Minyak ikan

Kuning telur ayam

Daging merah

Keju dan susu

Jamur

Buah jeruk

Gejala Kekurangan Vitamin D

Sama seperti defisiensi zat gizi lainnya, kondisi kekurangan vitamin d bisa berdampak buruk bagi tubuh. Karena gejalanya tidak spesifik, kondisi ini sering kali sulit dideteksi. Waspadai beberapa ciri berikut:

Mudah merasa lelah

Nyeri pada otot dan tulang

Proses penyembuhan luka melambat

Rentan terserang penyakit atau infeksi

Gangguan atau kelainan tulang

Perubahan suasana hati (mood swing)

Berapa Banyak Asupan Vitamin D yang Dibutuhkan Setiap Hari?

Kebutuhan harian zat ini bervariasi berdasarkan usia, jenis kelamin, dan tingkat paparan matahari di domisili Anda. Berikut adalah acuan dosis harian yang dianjurkan:

Usia 0 - 12 bulan: 400 IU

Usia 1 - 70 tahun: 600 IU

Lansia, Ibu Hamil, & Menyusui: 800 IU

Pada kondisi tertentu di mana tubuh mengalami defisiensi akut, diperlukan pemeriksaan medis oleh dokter untuk menentukan dosis suplemen yang tepat.

Penuhi Kebutuhan Vitamin D Anda

Mengingat krusialnya manfaat vitamin d, sangat penting untuk menjaga asupannya setiap hari melalui berjemur pagi dan pola makan sehat.

Jika Anda ingin mengoptimalkan pemenuhan gizi sesuai kondisi tubuh, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik di Siloam Hospitals terdekat. Gunakan aplikasi MySiloam untuk kemudahan membuat janji temu dokter secara praktis. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan layanan Paket Catering Sehat dari Siloam at Home untuk mendapatkan menu makanan yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan nutrisi Anda.

Kesimpulan

Vitamin d merupakan nutrisi krusial yang membawa dampak besar bagi kesehatan, mulai dari menjaga kesehatan tulang hingga memperkuat sistem imun. Kondisi kekurangan vitamin d sering kali tidak bergejala spesifik namun bisa menurunkan kualitas hidup. Oleh karena itu, pastikan Anda memenuhi kebutuhannya secara seimbang melalui berbagai sumber vitamin d alami seperti sinar matahari pagi dan makanan sehat, atau berkonsultasi dengan ahli gizi jika memerlukan suplemen tambahan.

FAQ 

1. Apa saja sumber vitamin d yang paling mudah didapatkan? 
Sumber yang paling mudah dan murah adalah paparan sinar matahari pagi dengan berjemur selama 15-20 menit. Selain itu, Anda bisa mendapatkannya dari konsumsi makanan seperti ikan berlemak (salmon, tuna), kuning telur, dan susu.

2. Apa yang terjadi jika tubuh mengalami kekurangan vitamin d? 
Kondisi defisiensi ini dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, rentan terkena infeksi, memicu nyeri tulang dan otot, pengeroposan tulang (osteoporosis), hingga meningkatkan risiko gangguan suasana hati atau depresi.

3. Berapa kebutuhan vitamin d harian untuk orang dewasa? 
Untuk orang dewasa usia 1 hingga 70 tahun, kebutuhan harian yang dianjurkan adalah sebesar 600 IU. Sementara untuk lansia, ibu hamil, dan menyusui membutuhkan dosis yang lebih tinggi, yaitu sekitar 800 IU per hari.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index