Smelter Freeport Manyar Ditargetkan Berproduksi September 2026

Smelter Freeport Manyar Ditargetkan Berproduksi September 2026
Ilustrasi PT. Freeport Indonesia (FOTO: NET)

JAKARTA - Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas menargetkan smelter katoda tembaga di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Manyar, Gresik, Jawa Timur, mulai berproduksi pada September 2026.

“Kira-kira bulan September akan produksi. Agustus sudah mulai olah konsentrat lagi,” ujar Tony kepada ANTARA ketika ditemui di setelah acara penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Rabu (17/6) malam.

Tony menjelaskan semenjak peristiwa longsor di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025, Smelter Manyar tidak mendapatkan pasokan konsentrat yang memadai untuk diolah.

Sampai hari ini, tepatnya pada paruh pertama 2026, kapasitas produksi tambang Grasberg Block Cave berada di angka 50 persen.

“Kalau produksi 50 persen saja, masih hanya bisa dikonsumsi oleh smelter PT Smelting,” ujar Tony.

PT Smelting ialah smelter pertama Freeport Indonesia sekaligus smelter tembaga perdana di Indonesia.

Di sisi lain, Smelter Manyar merupakan smelter kedua milik Freeport Indonesia.

Tony menyatakan Smelter Manyar akan mendapatkan pasokan konsentrat tembaga mulai paruh kedua 2026, karena pemulihan kapasitas produksi tambang GBC bakal naik menjadi 65 persen.

Tony memproyeksikan Smelter Manyar bakal mengolah 15 persen konsentrat tembaga dari tambang GBC dan berjalan bertahap sepanjang tahun 2026.

“Sekitar segitulah (15 persen). Itu sampai akhir tahun, ya. Jadi nanti dia bertahap, nggak langsung 15 persen tambahan,” ucap Tony.

Freeport Indonesia membidik kapasitas produksi usai peristiwa longsor di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025 bisa pulih total 100 persen pada 2028.

Tony memaparkan bahwa pada paruh pertama 2026, kapasitas produksi tambang GBC pascalongsor berada di kisaran 50 persen dari kapasitas normal.

Lalu, diprediksi pada paruh kedua 2026, kapasitas produksi bakal naik ke angka 65 persen.

Selanjutnya, pada paruh pertama 2027, kapasitas produksi ditargetkan mulai pulih mencapai 75 persen, sebelum berproses menuju 100 persen sepanjang paruh kedua.

“Dan (kapasitas produksi) 100 persennya akan dimulai di satu hari setelah akhir tahun,” ujar Tony.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menuturkan, sebelum terjadi peristiwa longsor di tambang GBC, Freeport sanggup memproduksi hingga 3,2 juta ton bijih konsentrat tembaga.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index