Penyebab Volkswagen PHK 100 Ribu Buruh dan Tutup 4 Pabrik

Selasa, 30 Juni 2026 | 11:56:02 WIB
Ilusrasi logo Volkswagen (FOTO: NET)

JERMAN - Perusahaan otomotif raksasa asal Jerman, Volkswagen (VW), dikabarkan bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

Bahkan, mereka disebut berencana menutup empat fasilitas produksi di Jerman.

Apa alasan mendasar dari kebijakan tersebut?

Berdasarkan laporan Manager Magazine yang disadur Reuters, langkah ini diambil setelah laba Volkswagen Group anjlok 44 persen di tahun lalu.

Kondisi tersebut terjadi akibat gempuran kendaraan baru asal China.

Sumber yang sama menyebutkan bahwa Chief Executive Officer (CEO) VW Oliver Blume dan Chief Financial Officer (CFO) VW Arno Antlitz telah mengadakan rapat untuk merancang strategi efisiensi menyeluruh.

Dikabarkan, terdapat 100 ribu tenaga kerja yang terancam terkena dampak penyesuaian bisnis ini.

Upaya tersebut tidak terbatas pada pemangkasan jumlah karyawan.

Volkswagen juga disebut tengah mempertimbangkan penutupan sejumlah pabrik, pemotongan belanja investasi, efisiensi biaya administrasi, serta perombakan struktur organisasi perusahaan.

Masih menurut sumber yang sama, empat pabrik VW Group yang terancam efisiensi meliputi fasilitas Volkswagen di Hanover, Emden, dan Zwickau, serta pabrik Audi di Neckarsulm.

Aktivitas produksi di pabrik-pabrik tersebut kabarnya akan dihentikan setelah masa siklus model kendaraan yang ada saat ini rampung.

Andai terealisasi, lebih dari 45 ribu lapangan kerja yang berhubungan dengan fasilitas tersebut berisiko terdampak.

Di samping itu, manajemen dikabarkan sedang mengevaluasi pemisahan merek inti Volkswagen dengan divisi komponen kendaraan.

Langkah ini diyakini mampu menyederhanakan struktur perusahaan sekaligus meningkatkan fleksibilitas dalam mengelola bisnis.

Hingga saat ini, VW belum memberikan konfirmasi mengenai detail rencana tersebut.

Juru bicara perusahaan hanya menyampaikan bahwa diskusi masih berlangsung melalui proses internal.

Mereka juga menegaskan, perusahaan memang harus mengambil langkah besar-besaran agar tetap kompetitif di pasar global.

Di sisi lain, serikat buruh IG Metall serta dewan pekerja Volkswagen menyatakan penolakan terhadap wacana tersebut.

Mereka menegaskan akan melawan segala upaya pemangkasan yang dianggap merugikan karyawan.

Kejelasan mengenai rencana restrukturisasi ini diperkirakan baru akan terungkap dalam rapat dewan pengawas pada 9 Juli nanti.

Terkini