Kronologi Ibu Jadi Korban Molotov Salah Sasaran Koja

Selasa, 23 Juni 2026 | 09:11:24 WIB
Viral ibu dan anak jadi korban lemparan molotov di Koja (FOTO: NET)

JAKARTA - Seorang ibu yang tengah membonceng buah hatinya di kawasan Koja, Jakarta Utara, dilaporkan menjadi korban pelemparan bom molotov.

Aparat kepolisian memberikan konfirmasi bahwa wanita tersebut merupakan korban salah sasaran.

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto menjelaskan bahwa pelaku sebenarnya berniat mengincar paman dari mantan istrinya.

Namun, korban secara kebetulan sedang berkendara melintasi tempat kejadian perkara. "Bukan melempar ibu-ibu, ibu itu tidak sengaja lewat. (Pelaku) melempar paman dari pacar mantan istri pelaku ,tapi tidak kena,"

Pada waktu yang bersamaan, korban yang kala itu tengah membonceng anaknya melintas di kawasan Jalan Mandiri II, Koja, Jakarta Utara.

Lemparan bom molotov dari pelaku tersebut lantas mendarat dan mengenai bagian dasbor sepeda motor milik korban.

"(Molotov) jatuh di jalan terbakar dan motor itu (korban) lewat melintas, kaget dan terjatuh,"

Korban sendiri, menurut pemaparan Andry, sama sekali tidak mengerti alasan mengapa dirinya sampai terkena pelemparan bom molotov itu.

"(Korban) Tidak tahu-menahu masalahnya,"

Pada kesempatan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memaparkan bahwa aksi pelemparan bom molotov ini berlangsung pada pukul 09.00 WIB di kawasan Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Di pagi hari tersebut, korban tengah mengendarai sepeda motor dengan maksud untuk pergi menuju pasar.

"Saat kejadian, korban seorang perempuan sedang melintas menggunakan sepeda motor menuju pasar, kemudian terkena dampak pelemparan tersebut hingga bagian dashboard sepeda motornya terbakar,"

Aparat kepolisian pun telah bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa rekaman dari kamera pengawas CCTV di sekitar lokasi.

Berdasarkan petunjuk dari rekaman kamera pemantau tersebut, terduga pelaku yang melakukan aksi ini diidentifikasi berjumlah kurang lebih empat orang. “From rekaman CCTV, pelaku diduga berjumlah sekitar empat orang,”

Terkini